#beauty

Cetaphil Oily Skin Cleanser, Perlahan Pudarkan Jerawat

8:27 PM

Kali ini aku mau ngebahas mengenai brand skin cleanser yang aku pakai sampai sekarang. Jujur aja aku yang paling nggak rajin yang namanya konsultasi secara rutin ke dokter spesialis kulit untuk mengatasi problem di wajah aku. Dan sekarang aku mau berbagi cerita mengenai pengalamanku dulu ya siapa tau ada yang samaan. haha

Nggak cuma aku aja kali ya, tapi setiap cewek pasti bete yang dengan masalah wajah yang satu ini. Apalagi coba kalau bukan "JERAWAT". Begitu jerawat itu muncul di wajah pastinya kita langsung bete dan memikirkan segala cara biar jerawat itu cepat musnah dari wajah kita.

Dulu wajahku berjerawat kecil-kecil tapi banyak sampai-sampai aku nggak pede. Akhirnya aku mencoba ke segala dokter spesialis. Awalnya aku menemukan satu dokter yang udah cocok banget sama aku. Di tambah lagi, aku nggak mesti melakukan hal beribet kayak facial salah satunya ataupun konsul secara rutin. Kalau obatnya abis aku tinggal tembus lagi di apotik. Dan hasilnya wajahku kembali membangkitkan ke-pede-anku hahha..

Aku menggunakan obat dokter itu udah cukup lama. Dari zaman kelas 3 SMA sampai kuliah semester 5. Alasan aku stop pake obat dokter, karena awalnya aku nggak mau bikin wajahku ketergantungan dengan obat dokter itu. Alasan yang kedua, aku nggak mau kulit wajahku menjadi menipis karena keseringan pake obat itu. Jadi, kalau misalnya penggunaannya mesti 2x sehari, aku bikin 1x sehari doang. Setelahnya kayak beberapa minggu, mulai bermunculnya jerawat. Aku juga mikirnya biasanya aja mungkin lagi kecapekan atau nggak lagi mau "bulanan" gitu. Dan aku masih pake obatnya 1x sehari. Lama-kelamaan, jerawat yang muncul malah makin banyak dan yang gede-gede gitu. Dan aku mutusin buat pake lagi aturan obatnya kayak dulu 2x sehari dalam beberapa waktu tapi udah nggak fungsi lagi kayaknya. Alias nggak mempan lagi. Jadi, aku mutusin stop untuk pake obat dokter itu.

Setalah aku nggak pake lagi obat dokter itu, jerawat di wajahku makin ternak aja dan makin bikin bete. Sampai akhirnya aku nanya sama temenku, dan dia nyaranin aku buat ke dokter tempat dia karena dia cocok banget gitu. Karena aku masih mikirin alasan kenapa aku stop pake obat dokterku dulu, jadi aku nggak mau nyoba konsul ke dokter temanku pake.

Akhirnya, dia nyaranin aku pake obat-obat yang ada di apotik tanpa pake surat keterangan dokter gitu. Dan satu-satunya saran yang dia kasih, nggak tahu kenapa aku berasa tertarik plus yakin gitu dengan sabun cuci muka yang di recommended banget sama dia. Apakah itu?





Yep! CETAPHIL OILY SKIN CLEANSER!!! Akhirnya menemuin solusi yang nggak beribet tapi membawa hasil yang cukup memuaskan bagi aku.
Cetaphil Oily Skin Cleanser ini dibisa di beli di apotik kayak Guardian sama Century Healthcare. Aku nggak tahu kalau beli di apotik kayaknya K-24 atau sejenisnya ada apa nggak, belum pernah nyoba beli disana, hehe. Kalau omongin harga sekisarnya Rp 160.000 - Rp 195.000 di wilayah tempat aku tinggal.

Pas pertama kali aku pakenya rasain tuh, muka aku berasa cerah aja, terus karena muka aku type berminyak, sehabis cuci muka, berasa minyaknya kayak di stop gitu hahaha.

Setelah memakai yang rutin (pada awalnya aja, haha) 2x sehari pagi dan malam selama beberapa bulan, udah terlihat ada perbedaan di muka aku. Yep, perlu juga aku lurusin, Cetaphil Oily Skin Cleanser ini bukan untuk menghilangkan jerawat dan di kemasannya pun nggak ada emeng-emeng untuk menghilangkan jerawat. Jadi, yang terjadi sama mukaku itu adalah jerawatku telah menipis dikarenakan Cetaphil Oily Skin Cleanser yang aku pake itu yang untuk muka berminyak. So pasti cetaphil nya itu mengurangi produksi minyak di muka aku. Dan kalo dipikirkan lagi jerawat muncul salah satunya karena muka kotor dan minyak berlebih. Udah tahukan sekarang gimana cara kerja cetaphil. Ehm berharap seperti itu hahaa.

Jadi, setelah pemakaian yang kurang lebih 5 bulan, jerawatku sudah dibilang nggak ada. Paling ada kayak 1-3 jerawat dan menurut aku wajar karena kegiatan aku bersentuhan langsung sama matahari dan debu (anak kuliah bro pulang-pergi kadang pake kendaraan umum harap maklum ya). Dan sekarang tinggal bekas jerawat yang aku yakin suatu hari juga bisa hilang dengan sendirinya.

Ohya, sebelum aku beli Cetaphil Oily Skin Cleanser. Aku juga sempet cari-cari di blogger orang yang mengulas mengenai produk ini. Ternyata, ada beberapa orang yang nggak cocok setelah memakaian bahkan malah memperbanyak jerawatnya. Kalau menurut aku sih, emang Cetaphil Oily Skin Cleanser bukan untuk menghilangkan jerawat, hehe dan coba disesuaikan lagi dengan jenis kulit masing-masing. Kalau ternyata sama aja hasilnya, jangan dipaksain pake. Coba pake brand lain atau langsung konsultasi ke dokter spesialis kulit.

Aku berasa orang yang sangat beruntung bisa cocokan pake produk ini. Sehabis aku baca ulasan blog mengenai Cetaphil Oily Skin Cleanser, ada sedikit keraguan untuk cobanya tapi karena untuk bete pake banget, dengan berpasrah diri dan yakin aja sama recommend temen, jadi aku beli aja gitu hhaha.

Nah, buat teman-teman yang belum cocokan dengan brand yang aku pake, jangan dipaksain. Bersabarlah pastinya ntar ketemu brand dan solusi yang tetap buat jerawat kamu..

#movie

Review: The Good Dinosaurs

9:48 PM

The Good Dinosaurs Offical US Trailer





Synopsis
Film ini melontarkan pertanyaan: bagaimana bila asteroid yang mengubah kehidupan di Bumi tidak membentur planet kita, dan akibatnya dinosaurus tidak pernah punah? Seekor Apatosaurus bernama Arlo menjalin persahabatan dengan nama manusia. Dalam perjalanan melalui medan berat dan misterius, Arlo belajar menghadapi rasa takut dan menemukan kemampuannya yang sesungguhnya.

The Good Dinosaurs
Seperti biasa film keluaran Disney Pixar selalu menjadi inspirasi bagi aku. Tapi aku bakalan lebih ngebahas salah satu karakter. KENAPA?? Karena dari menit pertama aku nonton sampai selesai, ada satu karakter yang menarik perhatian aku. Siapakah dia????


Yep!!! Say Hallo sama "Spot"
Spot ini salah satu karakter yang ada di dalam film The Good Dinosaurs. Spot adalah anak manusia yang telah kehilangan kedua orang tua dan menjalani hidup sendiri kemana-mana. Spot suka ke ladang jagung yang di tanam oleh Keluarga Arlo untuk memakan jagung-jagung yang sudah dikumpulkan. Suatu hari, tindakan Spot ini telah membuat ayahnya Arlo kesal sehingga menugaskan Arlo untuk menangkap dan sekaligus membunuh pencuri tersebut. Ketika Spot berhasil tertangkap dengan jebakan yang dibuat Arlo dan Ayahnya, Arlo memberanikan dirinya untuk melihat makhluk yang mencuri jagung keluargnya. Tetapi ketika Arlo ingin segera membunuh Spot, dia melihat Spot yang seperti ingin mengigitnya padahal Spot sedang sulit bernapas karena terjerat tali jebakan. Arlo pun memotong tali tersebut sehingga Spot bisa bernapas. Spot langsung mendekati Arlo yang berteriak ketakutan. Ternyata, teriakan Arlo malah membawa ayahnya melihat kalau Arlo telah melepaskan pencuri jagung. Spot pun melarikan diri. Sehingga Ayah dan Arlo mengejar Spot yang berusaha melarikan diri. Di tengah-tengah mengejar Spot, awan gelap menyapu langit dan tak lama kemudian hujan pun turun yang membuat jejak Spot pudar karena hujan. Hujan turun menjadi awal yang buruk bagi ayah dan Arlo. Ketika sedang mengejar Spot, kaki Arlo tergelincir dan membuat ayahya sadar kalau dia sudah terlalu keras terhadap Arlo dan memutuskan untuk pulang. Perjalanan pulang pun menjadi sebab Arlo kehilangan ayahnya karena terbawa arus banjir. 
Arlo kembali kerumah dengan membawa duka ayahnya tak akan kembali.
Ketika Arlo di makam ayahnya untuk merenung, Spot datang menghampiri Arlo. Arlo pun merasa kesal terhadap Spot karena menurutnya Spot lah yang sudah menjadi akibat ayahnya pergi. Maka Arlo pun mengejar Spot dan ingin membunuhnya. 
Ketika sedang mengejar Spot, Arlo dan Spot terjatuh dari tebing dan masuk sungai. Arus sungai yang deras membuat Arlo terjauh dari rumahnya dan terdampar di sebuah pinggiran sungai. Dengan luka yang di dapat di tubuh Arlo ketika terbawa arus membuatnya sulit untuk mendaki tebing. Tiba-tiba Arlo mendengar suara "auuuuuuu" dan muncul Spot dari atas tebing. Amarah Arlo ketika melihat Spot menjadi motivasi mendaki tebing tersebut hingga ke puncak. Arlo kembali mengejar Spot dan kemudian kehilangan jejak Spot lagi. 
Kaki Arlo tertindih batu ketika dia berusaha mengambil buah beri merah di pohon sampai tertidur. Keesokan harinya kaki Arlo sudah bisa di gerakan kembali karena batu tersebut sudah bergeser. 

*Nah  kalo menurut aku sih tuh batu kan nggak mungkin gerak sendiri jadi yang geserinnya itu kemungkinan Spot. Dan kalo nggak salah juga di sekitar batu ada jejak kaki Spot tapi Spot tidak menujukan dirinya ketika itu.

Arlo yang sudah bisa menngerakan kakinya, kembali berjalan menuju rumahnya. Tetapi hujan pun turun dan Arlo membuat tempat untuk berteduh dari ranting pohon dan tertidur. Spot membangunkan Arlo dengan membawa seranga besar dengan maksud Arlo akan memakannya. 

    Picky Eater

Arlo pun menolak untuk memakannya. Lalu Spot datang lagi dengan membawa kapal untuk di makan tapi Arlo menolaknya lagi. Akhir Spot membawa seranting buah beri untuk di makan dan Arlo pun memakannya. Bahkan Arlo meminta kepada Spot untuk menujukan dimana tempat ia bisa mendapatkan buah beri lagi. 

Ekspresi Spot ketika Arlo meminta untuk diantarkan ke tempat pohon buah beri

Ketika Arlo sampai di pohon buah beri, Arlo tidak menyadari kalau disana ada hewan lain yang akan menyerang karena merasa terganggung.

*kalo menurut aku sih tuh kayak ular tapi punya tangan aja.

Arlo pun terkejut ketika ingin hendak mengambil beri tiba-tiba ada hewan lain yang nyerangnya. Spot pun menolong Arlo melawan hewan tersebut dan akhirnya hewan itu pergi.

Ekspersi Spot ketika melawan ular bertangan

Setelah itu, muncul seekor badak yang mengingin spot menjadi rekannya tapi Arlo menolak. Nah disinilah Arlo menamai anak manusia itu "Spot", karena kata seekor badak itu yang memberi nama kepada anak manusia itu adalah yang memilikinya. Dan ketika Arlo menyebut nama Spot, anak manusia itu menghampiri Arlo.

Spot pun menjadi teman perjalanan pulang ke rumah Arlo dan menghadapi banyak kejadian-kejadian yang tak terduga. Namun ada juga moment yang bikin menyentuh bagi aku. Seperti ketika malam hari di pinggir pantai, Arlo mencoba menjelaskan keluarganya dan ayah nya yang sudah tiada dengan menggunakan ranting pohon kepada Spot. Dan sebaliknya Spot juga menjelaskan dia sudah kehilangan kedua orangtuanya dengan menggunakan ranting pohon kepada Arlo.

    My Family

Ekspresi Spot ketika sedang bercerita mengenai keluarga
Ada juga moment yang menyentuh lagi, yaitu ketika Spot diburu oleh sekawanan burung reptil (yang ntah apa namanya atau jenisnya). Kala itu, Arlo berusaha untuk menyelamatkan Spot yang berhasil di tangkap oleh burung pemakan daging itu. Dengan memberanikan diri dan ingin menyelamati orang yang dia sayangi, Arlo untuk menyusul Spot yang sudah di tangkap oleh burung pemakan daging dan dapat menyelamti Spot yang sudah kelelahan.

Spot dan Arlo terdesak oleh kawanan burung pemakan daging
Dan moment yang menyentuh yang terakhir itu, Spot dan Arlo akan berpisah. Ketika hampir sampai ke rumah, Arlo sangat bersemangat untuk mengajak Spot tinggal bersamanya. Tetapi pada saat Spot mendengar suara "auuuuuu" sama seperti dia lakukan. Ternyata ada sekelompok manusia berambut putih dan mengajak Spot untuk bergabung bersama mereka. 

*Disini aku nggak yakin apa mereka adalah keluarga Spot atau bukan, karena kalo berdasarkan warna rambut sangatlah berbeda. Spot memiliki warna rambut coklat sedangkan sekelompok manusia itu berambut putih. Dan sepertinya mereka sudah lebih maju dari pada Spot karena sudah terbiasa berjalan dengan 2 kaki mereka.

Perpisahan mereka pun sudah sampai saatnya. Mereka sama-sama merasa sedih dan kehilangan karena sudah banyak melewati banyak hal bersama. Tetapi mereka sama-sama berlapang dada dan saling menerima. Akhirnya Arlo pun kembali kerumahnya sendiri dan berkumpul lagi bersama Ibu dan kedua saudaranya. Sedangkan Spot bergabung dengan keluarga barunya.

***

Nah, Spot ini juga adalah karakter yang lincah, bersemangat, baik hati, dan kalo bilang rada badas juga sih hahaha.. Tapi badas-badas gitu menurut aku Spot itu adorable banget. 
Selain karakter Spot yang aku sukai, banyak juga pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini, seperti:
  1. Jangan pernah takut untuk mencoba hal yang baru atau melakukan sesuatu, karena kalau kita takut kita tidak akan pernah tahu hal apa yang akan terjadi kedepannya.
  2. Rasa takut itu harus hilangkan demi memperjuangkan sesuatu yang berharga bagi kita.
Yah, intinya gitu deh walaupun mungkin banyak yang kurangnya tapi kayaknya sampai disini aja aku ceritanya walaupun masih ada banyak yang pengen aku bahas. Mungkin nanti aku tulis lagi kalo inget hahahha oke deh BYE!!!!!









My Story Tale

Perubahan Kecil tapi Berarti Banyak Loh

11:33 PM

Kali ini aku mau nulis hal yang gak biasa

*gak biasa bagi aku sih haha


Oke, buat kali ini aku aja bingung mau nulis judulnya apa.
Tapi aku coba buat cerita dengan baik :)

______________________________________________________

Semakin hari kita menjalankan hari-hari yang tak bisa diduga
Sedikit demi sedikit tanpa kita sadar juga ada sesuatu yang berubah dari diri kita baik yang kita ingin ataupun tidak.
Terkadang sulit untuk menerima ataupun menolak perubahan itu.
Terkadang perubahan itu tidak dapat kita terima dengan akal kita.
Terkadang perubahan itu bisa membawa kebaikan dan keburukan bagi kita sendiri.
Walaupun berusaha menghalang-halangi perubahan tersebut kita tetap mengalaminya.
Tanpa kita sadari perubahan itu terjadi dari apa yang sedang kita jalani dikehidupan ini.

Setiap orang memiliki pencapaian masing-masing.
Berusaha mendakinya demi keyakinan yang terjebak di hati dan pikirkan.
Menganggap segala sesuatu untuk mencapainya itu adalah hal yang berarti bagi diri kita adalah hal sangat wajar kita alami.

Dimana dari hal itulah yang terkadang tidak kita sadari mulai mempengaruhi diri kita. Dengan perasaan yang samar-samar tapi terus melangkah dengan harapan kita hadapin segala sesuatunya. Sampai suatu saat kita menyadari hal yang membuat kita bertanya kepada diri kita sendiri.

Aku adalah seseorang yang sangat mengidam-idamkan sebuah pekerja yang bagiku sangat keren bahkan aku masih sangat yakin aku masih diberikan jalan untuk menujunya walaupun aku sedang tidak dijalan yang semestinya.

Aku seorang yang ingin menjadi Psikolog di suatu saat nanti, yang akan di kenal dengan karya-karya gemilang tanpa melihat background siapa aku.

Itulah yang selalu aku tuliskan di hatiku walau perih rasanya menjalankan kenyataannya. 
Sekarang aku hanya seorang mahasiswa yang dibayang-bayangi peran orangtua didalamnya.

Tetapi aku hanya memikirkan menjadi seorang Psikolog saja. Bahkan asalkan mendapat gelar sarjana psikologi aku sudah yang bangga dan bisa menjadi psikolog pun adalah pencapaian yang sangat berarti bagiku.
Namun, semakin kedepan aku menyadari sesuatu hal. Aku yang dulunya mempunyai perasaan iri terhadap sosok anak kecil kini berubah menjadi sosok yang peduli terhadap perkembangan diri mereka.
Sebenarnya hal ini sangatlah tidak aku sadari sebelumnya. Aku yang dulu hanya peduli untuk menjadi psikolog. Dan pernah terpikir bukan bidang psikolog anak yang ingin aku jalani.

Sekarang aku menyadarinya kalau aku peduli terhadap perkembang diri dari si anak, aku mulai tertarik untuk mendalami apa yang sekarang aku pedulikan. Hingga menimbulkan pertanyaan bagi diriku sendiri.

SEJAK KAPAN AKU PEDULI MEREKA?
MENGAPA AKU PEDULI TERHADAP MEREKA?
MENGAPA HAL INI BISA TERJADI PADAKU?

3 pertanyaan itulah membuat aku akhirnya bisa menerima hal yang terjadi pada diriku sekarang.
Sebenarnya dari dulu aku sudah peduli terhadap lingkungan si anak tetapi itu hanya pemikiran yang tidak aku utarakan. Dengan alasan pengalaman yang mendasari aku peduli terhadap mereka. Pada awalnya aku hanya ingin perilaku si anak dan si remaja bisa lebih baik dari aku hingga akhirnya aku memikirkan cara agar mereka tidak mengalami masa-masa yang buruk yang aku alami baik di lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. 
Hanya bisa memikirkan tetapi tidak pernah aku utarakan itulah aku.
Sampai akhirnya aku lebih tertarik terhadap kasus-kasus anak di bawah umur yang pada waktu itu sedang merajalela di media. Ada banyak kasus yang terjadi anak dibawah umur seperti pelantaran anak, penganiyayan anak, anak hilang, kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah, pelecehan seksual dan masih banyak lagi.

Kasus yang membuat aku yang tertarik dan berdasarkan pengalaman adalah Bullying. Aku juga seorang korban bully di sekolah. Aku juga pernah menjadi pelaku bullying. Sebenernya aku tidak mengetahui apa-apa mengenai hal ini. Tetapi hal ini tetap terjadi pada saat aku masih duduk di Sekolah Dasar (SD) hingga akhirnya aku memahaminya di bangku SMP. Ini jugalah yang membuatku melangkah tanpa ragu untuk menjadi seorang psikologi.

Tapi aku yang dulu tidak peduli dengan anak-anak di bawah umur disekitarku. Aku yang dulu hanya melihat mereka yang terdengar kasusnya olehku. Sangat disayangkan hal yang bisa aku pelajari itu aku lewatkan saja. 
Menyesali itu boleh agar menjadi tamparan bagi kita tetapi tidak boleh berlarut lama. Aku yang sekarang mulai memperhatikan si anak ataupun remaja tanggung di sekitarku untuk mempelajari keadaan mereka.
Hal ini harus aku mulai dari awal untuk bisa mempelajarinya karena aku bukan mahasiswa psikologi (sangat disayangkan).
Sedikit demi sedikit aku mulai memahami apa dan bagaimana itu terjadi pada si anak.
Ini memang sedikit terlambat dan dimulai dengan perlahan serta melawan arus dari apa yang sudah aku perbuat. Tetapi aku tak pernah pupus harapan. Aku selalu melihat masa depanku ada di tanganku sendiri. Imajinasikanlah dan gapailah dengan penuh keyakinan serta hati yang tulus. Insya allah kita semua bisa menggapai yang kita impikan.

My Story Tale

Necklaces and Shoes

2:48 PM

Do you believe I would share about it for a second time? Yes believe it or not but this what happens.

Okay, I'm really consfused which part I wanted to tell you first. 

Lemme take a time to think. . . . . Ouh yeah . . . uh uh uh . . . . yeaaaaahhhh . . . . (the expression)

I think one of the reason why I'm became to be girly because the influence of my age and some of my friends.

...

1. Necklace
I prefer to wear necklace than bracelet or ring or earrings. I usually wear a simple necklace made of seeds or beads. I don't wanna look to excessive when wearing necklace. I would also choose colors that are darker that the bright because I like it and also can wear it for all the time at every moment with whatever outfit I wear. 

 
My Favorite Necklace


2. Shoes
I still wear sneakers and still the best shoes that make me comfortable. But I have to be honest, a few ago I bought a flat shoes. Although I often wear them but sometimes I waer them to go to college.
Here are shoes that I mean:
Sorry I can't take a picture of my shoes because it was so dirty and ashamed to show it. I've share about that shoes in a old posted. (Cek into "It's Time!!!!" if you want to know)I ever wore this shoes in college but not longer.
I wear it when hang out with my family or my friends (sometimes I still wear sneakers).

 
Okay, next! Haha I bought this shoes just because my brother's wedding. Of course, I ear this shoes only for special events and maybe I only wear at the wedding. There is no futher explanation.

Taddaaaaaa .... !!!! This is my new and my first flat shoes. I bought this a week ago. I don't know just wanna have one like this. haha no more explanation.

Yep, That all and BYE

My Story Tale

I'm Gonna Miss You

4:54 PM

I don't know what my feel is feeling when my mom ask my uncle to take care of my cats at this morning.
My mom and I feel like something  missing when I decided to give my cats to my uncle.
Instead of my mom and I don't love anymore or doesn't want it anymore. But My mom and I has a bussiness that sometimes there is no time to play with them.

Oke, I'll tell you from the began .... 

At first I only have one cat. My mom took the kitten from our neighbor who wanted to leave to the street. Then my mom picked it up and brought it back to our home. After school I was informed and allowed to keep the cat by my mom. My mom said "look brought a chair". Then I gave her name "Charla". I got from character of a Japanese anime. I really love her but I and she didn't have much time to be together. After about a month he died of illness.

R.I.P Charla


After a few weeks I took care "Charla", My aunt gave me a kitten. Because my aunt's house is far away, so she left it at my granny's house and my dad and I will pick it up at my granny's house. After arrived at my house. My mom gave him name "Charlo" or I like to call him "alloo" or "lolo". I'm very grateful to God given time to spend time with Charlo.
Charlo


2 months later after I have Charlo, neighbors gave the kitten to my mom. I forgot between my mom or I who gave her name. Clearly her name is "Katty". Katty had lived with me almost 4 years. But this morning when my uncle came, my mom asked him to took care Katty, because my mom and I fear couldn't take good care. Now she's at my uncle's house. I was very sad to have to part with it. Plus my uncle stayed with me a different city. But this afternoon I got a message from my uncle wife's, it turns out she is very dear to my cats. 
Katty


Within 2 months after my neighbors gave Katty, I also took the kitten again at home other neighbors. I just named her "Charla", just like my old kitten. The reason I gave the same name because their have the same of fur's color. And I also hope that she can replace my first kitten. Although actually between the old "Charla" and the new "Charla" which has different properties. She was just as katty and Charlo, is almost 4 years old stay with me. But she also like katty living at home my uncle. I really miss them but I am also glad they are in the care of my uncle's wife as well.
Charla


Now only Charlo that I have and I'll take care of him with love. 
I hope Katty and Charla will be fine and happy at my uncle's house. 
Wait for me and i'll go there if i had free time with my mom.


Talk About

Smoke Everywhere

12:04 PM



Ouch!! Please I can't take a breathe.


Throughout my city going up in smoke because of forest fires.
Schools in my town now began to dismiss students because of the smoke that disrupt activity.
Just imagine that, when you wake up in the morning, the fresh air in the morning now changed with the smoke so as to out perform morning activities required to wear a mask.
Not only in the morning, late in the evening it returned fumes enveloped my town.

Not only my town who experience this kind of air pollution. There are several other cities such as Jambi and Riau. Almost the entire Kalimantan also experienced such events in my town.
I was furious with it. I mean such air pollution is arguably already become an annual event in the province of Sumatra and Kalimatan. I've been very frustrated with all of this is causing a lot of people who have diseases such as acute respiratory infection and a prolonged drought. Temperatures increasingly heated allows us to dehydration. Therefore I suggest using a mask when being active outside the home and do not forget to drink water in order to multiply prevented from dehydration.

LOST

LOST : Part. 2

9:50 PM

Cahaya dan kehangatan.
Cahaya yang menerangi kegelapan, perlahan-lahan menjadi sebuah kehangatan.
Kehangatan yang menyelimuti jiwa yang dingin.

Aku mencari cahaya dan kehangatan.
Kenapa aku mencari cahaya dan kehangatan?
Untuk apa aku mencari cahaya dan kehangatan?
Apa gunanya mereka untukku?

Kenapa aku memerlukan cahaya? Apa jiwa ini sudah terlalu gelap sehingga memerlukan penerangan? Apa yang salah dengan kegelapan?

Aku selalu menginginkan cahaya yang dapat menerangi jiwa ini dan diselimuti kehangatan akan kepedulian serta rasa mengingin merangkul.

Dulu, aku pernah memiliki keduanya.
Bahkan diingatanku, aku bisa merasakan keduanya kembali walaupun sudah menjadi pudar.

Cahaya yang dulu menerangi jiwa ini kian redup.
Kehangatan yang dulu menyelimuti jiwa ini mulai memadam.

Tak hanya aku yang mencari dan menginginkan cahaya dan kehangatan.
Banyak orang di luar sana yang terus mencarinya dengan cara masing-masing. Tak jarang mereka mencarinya dengan cara yang salah. Tak jarang pula mereka yang mencarinya dengan tak sengaja. Tak jarang pula mereka yang mencarinya tidak menyadari kalau saja cahaya dan kehangatan itu hadir tanpa mereka cari.

Aku pernah hidup dengan cahaya yang menghangatkan jiwa ini dan juga pernah kehilangannya. Begitu juga dengan orang-orang diluar sana yang mengalami hal yang sama denganku. Kehilangan cahaya dan kehangatan membuat aku hidup dengan kehampaan. 
Aku selalu menanyakan hal-hal bodoh kepada diriku sendiri.
Sehingga aku menyadari suatu hal yang semestinya aku lakukan sebelum jiwaku pergi terlalu jauh. 

Kehilangan sebuah cahaya dan kehangatan itu bukan hal yang nyata!
Mereka tidak menghilangkan! Dan aku bukan yang menghilangkannya!
Tapi bagaimana bisa aku melewati hari-hari tanpa cahaya dan kehangatan?

Wahai jiwa, cobalah engkau melihat diri ini sekali lagi dengan perasaan rendah hati! Maka segala yang engkau pertanyaankan akan terjawabkan tanpa perlu seseorang memberikan penjelasan kepadamu.

Cahaya itu tidaklah hilang, melainkan mulai meredup dengan kepala keatasmu!
Kehangatan itu tidaklah hilang, melainkan mulai mepadam dengan hati kesendirian!

Hidupkan kembali cahaya dan kehangatan itu! Maka tak perlu lagi mengingat bagaimana merasakan cahaya dan kehangatan itu lagi karena jiwa ini hidup karenanya.

Kehidupan yang hampa kini mulai berisi akan kisah-kisah yang mengajarkan kepada kita mengenai arti dari kehidupan.

Janganlah menoleh keatas ketika cahaya mendekap!
Janganlah menutup mata ketika kehangatan selalu mendampingi!
Karena kehilangan cahaya dan kehangatan untuk kesekian kalinya tak akan sama menemukan jalan kembali seperti dahulu.

LOST

LOST : Part. 1

4:21 PM

Aku terlahir di dunia ini.
Aku tumbuh di dunia ini.
Aku belajar di dunia ini.
Apakah dunia ini tempat yang engkau harapankan?
Karena aku berharap kepada diriku sendiri, aku bisa diterima, dikenal, diingat, dan dikenang atas pencapaianku.
Aku tak tahu apa yang orang bicarakan.
Aku tak tahu apa yang orang dambahkan.
Aku tak tahu apa yang orang cari.
Aku terlahir di dunia ini dengan membawa harapan besar dan kemilauan dari orang yang sangat berarti keberadaannya didekatku.
Aku terlahir di dunia ini memikul begitu banyak pertanyaan. Aku terus mencari-cari jawaban yang dapat aku terima. Tetapi aku salah. Aku tak bisa mencari apa yang hanya aku inginkan atau aku ketahui.
Dunia ini tempat yang luas. Tak cukup kalau saja hanya mencari apa yang ingin aku ketahui. Aku harus berusaha mencari tahu apa dan bagaimana, siapa dan mengapa, dimana dan kapan. Dengan begini aku tak akan habis pertanyaan dan tak akan habis untuk mencari jawaban, karenanya dunia ini luas. Alangkah sia-sia jika kita tidak mencari tahu apa saja yang berkaitan dengan dunia tempat kita lahir ini.
Di dunia ini aku tak sendiri.
Di dunia ini penuh akan ragam cerita.
Di dunia ini penuh akan pilihan.
Di dunia ini penuh akan nostalgia.
Ada yang bilang kepadaku, kalau hidup itu harus belajar dari sejarah. Tetapi kupikir setiap orang memiliki sejarahnya masing-masing. Dan apakah kita perlu mempelajari sejarah orang lain? Atau cukup sejarah kita sendiri yang dipelajari sebagai pedoman hidup?
Berbicara sejarah berarti membicarakan kejadian yang sudah terjadi di masa lalu.
Sebelum aku terlahir di dunia ini, sudah ada orang yang mendahuluiku untuk bertualang di dunia ini.
Tetapi bukankah waktu itu terus berjalan maju dan hal yang sama terjadi lagi itu tak akan sama seperti dulunya. Jadi, hal apa yang mesti kita pelajari di masa lalu? Menurut pikiranku yang sederhana ini, kita boleh mempelajari sejarah hidup seseorang sebagai pedoman. Hanya sebagai pedoman. Seterusnya untuk menjalani kehidupan ini, kita diberikan kesempatan untuk bisa menyesuaikannya dengan apa yang sedang kita alami.
Dengan begini, kita tidak perlu melupakan sejarah kita.
Sejarah kita bukan satu-satunya penentu bagaimana kita hidup di masa sekarang ataupun masa depan nanti.

Sejarah perlu kita kenang tetapi apa yang telah terjadi tidak bisa kita gantikan. Kecuali, kita memadupadankan sejarah dan logika penyesuaian.