#beauty

Cetaphil Oily Skin Cleanser, Perlahan Pudarkan Jerawat

8:27 PM

Kali ini aku mau ngebahas mengenai brand skin cleanser yang aku pakai sampai sekarang. Jujur aja aku yang paling nggak rajin yang namanya konsultasi secara rutin ke dokter spesialis kulit untuk mengatasi problem di wajah aku. Dan sekarang aku mau berbagi cerita mengenai pengalamanku dulu ya siapa tau ada yang samaan. haha

Nggak cuma aku aja kali ya, tapi setiap cewek pasti bete yang dengan masalah wajah yang satu ini. Apalagi coba kalau bukan "JERAWAT". Begitu jerawat itu muncul di wajah pastinya kita langsung bete dan memikirkan segala cara biar jerawat itu cepat musnah dari wajah kita.

Dulu wajahku berjerawat kecil-kecil tapi banyak sampai-sampai aku nggak pede. Akhirnya aku mencoba ke segala dokter spesialis. Awalnya aku menemukan satu dokter yang udah cocok banget sama aku. Di tambah lagi, aku nggak mesti melakukan hal beribet kayak facial salah satunya ataupun konsul secara rutin. Kalau obatnya abis aku tinggal tembus lagi di apotik. Dan hasilnya wajahku kembali membangkitkan ke-pede-anku hahha..

Aku menggunakan obat dokter itu udah cukup lama. Dari zaman kelas 3 SMA sampai kuliah semester 5. Alasan aku stop pake obat dokter, karena awalnya aku nggak mau bikin wajahku ketergantungan dengan obat dokter itu. Alasan yang kedua, aku nggak mau kulit wajahku menjadi menipis karena keseringan pake obat itu. Jadi, kalau misalnya penggunaannya mesti 2x sehari, aku bikin 1x sehari doang. Setelahnya kayak beberapa minggu, mulai bermunculnya jerawat. Aku juga mikirnya biasanya aja mungkin lagi kecapekan atau nggak lagi mau "bulanan" gitu. Dan aku masih pake obatnya 1x sehari. Lama-kelamaan, jerawat yang muncul malah makin banyak dan yang gede-gede gitu. Dan aku mutusin buat pake lagi aturan obatnya kayak dulu 2x sehari dalam beberapa waktu tapi udah nggak fungsi lagi kayaknya. Alias nggak mempan lagi. Jadi, aku mutusin stop untuk pake obat dokter itu.

Setalah aku nggak pake lagi obat dokter itu, jerawat di wajahku makin ternak aja dan makin bikin bete. Sampai akhirnya aku nanya sama temenku, dan dia nyaranin aku buat ke dokter tempat dia karena dia cocok banget gitu. Karena aku masih mikirin alasan kenapa aku stop pake obat dokterku dulu, jadi aku nggak mau nyoba konsul ke dokter temanku pake.

Akhirnya, dia nyaranin aku pake obat-obat yang ada di apotik tanpa pake surat keterangan dokter gitu. Dan satu-satunya saran yang dia kasih, nggak tahu kenapa aku berasa tertarik plus yakin gitu dengan sabun cuci muka yang di recommended banget sama dia. Apakah itu?





Yep! CETAPHIL OILY SKIN CLEANSER!!! Akhirnya menemuin solusi yang nggak beribet tapi membawa hasil yang cukup memuaskan bagi aku.
Cetaphil Oily Skin Cleanser ini dibisa di beli di apotik kayak Guardian sama Century Healthcare. Aku nggak tahu kalau beli di apotik kayaknya K-24 atau sejenisnya ada apa nggak, belum pernah nyoba beli disana, hehe. Kalau omongin harga sekisarnya Rp 160.000 - Rp 195.000 di wilayah tempat aku tinggal.

Pas pertama kali aku pakenya rasain tuh, muka aku berasa cerah aja, terus karena muka aku type berminyak, sehabis cuci muka, berasa minyaknya kayak di stop gitu hahaha.

Setelah memakai yang rutin (pada awalnya aja, haha) 2x sehari pagi dan malam selama beberapa bulan, udah terlihat ada perbedaan di muka aku. Yep, perlu juga aku lurusin, Cetaphil Oily Skin Cleanser ini bukan untuk menghilangkan jerawat dan di kemasannya pun nggak ada emeng-emeng untuk menghilangkan jerawat. Jadi, yang terjadi sama mukaku itu adalah jerawatku telah menipis dikarenakan Cetaphil Oily Skin Cleanser yang aku pake itu yang untuk muka berminyak. So pasti cetaphil nya itu mengurangi produksi minyak di muka aku. Dan kalo dipikirkan lagi jerawat muncul salah satunya karena muka kotor dan minyak berlebih. Udah tahukan sekarang gimana cara kerja cetaphil. Ehm berharap seperti itu hahaa.

Jadi, setelah pemakaian yang kurang lebih 5 bulan, jerawatku sudah dibilang nggak ada. Paling ada kayak 1-3 jerawat dan menurut aku wajar karena kegiatan aku bersentuhan langsung sama matahari dan debu (anak kuliah bro pulang-pergi kadang pake kendaraan umum harap maklum ya). Dan sekarang tinggal bekas jerawat yang aku yakin suatu hari juga bisa hilang dengan sendirinya.

Ohya, sebelum aku beli Cetaphil Oily Skin Cleanser. Aku juga sempet cari-cari di blogger orang yang mengulas mengenai produk ini. Ternyata, ada beberapa orang yang nggak cocok setelah memakaian bahkan malah memperbanyak jerawatnya. Kalau menurut aku sih, emang Cetaphil Oily Skin Cleanser bukan untuk menghilangkan jerawat, hehe dan coba disesuaikan lagi dengan jenis kulit masing-masing. Kalau ternyata sama aja hasilnya, jangan dipaksain pake. Coba pake brand lain atau langsung konsultasi ke dokter spesialis kulit.

Aku berasa orang yang sangat beruntung bisa cocokan pake produk ini. Sehabis aku baca ulasan blog mengenai Cetaphil Oily Skin Cleanser, ada sedikit keraguan untuk cobanya tapi karena untuk bete pake banget, dengan berpasrah diri dan yakin aja sama recommend temen, jadi aku beli aja gitu hhaha.

Nah, buat teman-teman yang belum cocokan dengan brand yang aku pake, jangan dipaksain. Bersabarlah pastinya ntar ketemu brand dan solusi yang tetap buat jerawat kamu..

#movie

Review: The Good Dinosaurs

9:48 PM

The Good Dinosaurs Offical US Trailer





Synopsis
Film ini melontarkan pertanyaan: bagaimana bila asteroid yang mengubah kehidupan di Bumi tidak membentur planet kita, dan akibatnya dinosaurus tidak pernah punah? Seekor Apatosaurus bernama Arlo menjalin persahabatan dengan nama manusia. Dalam perjalanan melalui medan berat dan misterius, Arlo belajar menghadapi rasa takut dan menemukan kemampuannya yang sesungguhnya.

The Good Dinosaurs
Seperti biasa film keluaran Disney Pixar selalu menjadi inspirasi bagi aku. Tapi aku bakalan lebih ngebahas salah satu karakter. KENAPA?? Karena dari menit pertama aku nonton sampai selesai, ada satu karakter yang menarik perhatian aku. Siapakah dia????


Yep!!! Say Hallo sama "Spot"
Spot ini salah satu karakter yang ada di dalam film The Good Dinosaurs. Spot adalah anak manusia yang telah kehilangan kedua orang tua dan menjalani hidup sendiri kemana-mana. Spot suka ke ladang jagung yang di tanam oleh Keluarga Arlo untuk memakan jagung-jagung yang sudah dikumpulkan. Suatu hari, tindakan Spot ini telah membuat ayahnya Arlo kesal sehingga menugaskan Arlo untuk menangkap dan sekaligus membunuh pencuri tersebut. Ketika Spot berhasil tertangkap dengan jebakan yang dibuat Arlo dan Ayahnya, Arlo memberanikan dirinya untuk melihat makhluk yang mencuri jagung keluargnya. Tetapi ketika Arlo ingin segera membunuh Spot, dia melihat Spot yang seperti ingin mengigitnya padahal Spot sedang sulit bernapas karena terjerat tali jebakan. Arlo pun memotong tali tersebut sehingga Spot bisa bernapas. Spot langsung mendekati Arlo yang berteriak ketakutan. Ternyata, teriakan Arlo malah membawa ayahnya melihat kalau Arlo telah melepaskan pencuri jagung. Spot pun melarikan diri. Sehingga Ayah dan Arlo mengejar Spot yang berusaha melarikan diri. Di tengah-tengah mengejar Spot, awan gelap menyapu langit dan tak lama kemudian hujan pun turun yang membuat jejak Spot pudar karena hujan. Hujan turun menjadi awal yang buruk bagi ayah dan Arlo. Ketika sedang mengejar Spot, kaki Arlo tergelincir dan membuat ayahya sadar kalau dia sudah terlalu keras terhadap Arlo dan memutuskan untuk pulang. Perjalanan pulang pun menjadi sebab Arlo kehilangan ayahnya karena terbawa arus banjir. 
Arlo kembali kerumah dengan membawa duka ayahnya tak akan kembali.
Ketika Arlo di makam ayahnya untuk merenung, Spot datang menghampiri Arlo. Arlo pun merasa kesal terhadap Spot karena menurutnya Spot lah yang sudah menjadi akibat ayahnya pergi. Maka Arlo pun mengejar Spot dan ingin membunuhnya. 
Ketika sedang mengejar Spot, Arlo dan Spot terjatuh dari tebing dan masuk sungai. Arus sungai yang deras membuat Arlo terjauh dari rumahnya dan terdampar di sebuah pinggiran sungai. Dengan luka yang di dapat di tubuh Arlo ketika terbawa arus membuatnya sulit untuk mendaki tebing. Tiba-tiba Arlo mendengar suara "auuuuuuu" dan muncul Spot dari atas tebing. Amarah Arlo ketika melihat Spot menjadi motivasi mendaki tebing tersebut hingga ke puncak. Arlo kembali mengejar Spot dan kemudian kehilangan jejak Spot lagi. 
Kaki Arlo tertindih batu ketika dia berusaha mengambil buah beri merah di pohon sampai tertidur. Keesokan harinya kaki Arlo sudah bisa di gerakan kembali karena batu tersebut sudah bergeser. 

*Nah  kalo menurut aku sih tuh batu kan nggak mungkin gerak sendiri jadi yang geserinnya itu kemungkinan Spot. Dan kalo nggak salah juga di sekitar batu ada jejak kaki Spot tapi Spot tidak menujukan dirinya ketika itu.

Arlo yang sudah bisa menngerakan kakinya, kembali berjalan menuju rumahnya. Tetapi hujan pun turun dan Arlo membuat tempat untuk berteduh dari ranting pohon dan tertidur. Spot membangunkan Arlo dengan membawa seranga besar dengan maksud Arlo akan memakannya. 

    Picky Eater

Arlo pun menolak untuk memakannya. Lalu Spot datang lagi dengan membawa kapal untuk di makan tapi Arlo menolaknya lagi. Akhir Spot membawa seranting buah beri untuk di makan dan Arlo pun memakannya. Bahkan Arlo meminta kepada Spot untuk menujukan dimana tempat ia bisa mendapatkan buah beri lagi. 

Ekspresi Spot ketika Arlo meminta untuk diantarkan ke tempat pohon buah beri

Ketika Arlo sampai di pohon buah beri, Arlo tidak menyadari kalau disana ada hewan lain yang akan menyerang karena merasa terganggung.

*kalo menurut aku sih tuh kayak ular tapi punya tangan aja.

Arlo pun terkejut ketika ingin hendak mengambil beri tiba-tiba ada hewan lain yang nyerangnya. Spot pun menolong Arlo melawan hewan tersebut dan akhirnya hewan itu pergi.

Ekspersi Spot ketika melawan ular bertangan

Setelah itu, muncul seekor badak yang mengingin spot menjadi rekannya tapi Arlo menolak. Nah disinilah Arlo menamai anak manusia itu "Spot", karena kata seekor badak itu yang memberi nama kepada anak manusia itu adalah yang memilikinya. Dan ketika Arlo menyebut nama Spot, anak manusia itu menghampiri Arlo.

Spot pun menjadi teman perjalanan pulang ke rumah Arlo dan menghadapi banyak kejadian-kejadian yang tak terduga. Namun ada juga moment yang bikin menyentuh bagi aku. Seperti ketika malam hari di pinggir pantai, Arlo mencoba menjelaskan keluarganya dan ayah nya yang sudah tiada dengan menggunakan ranting pohon kepada Spot. Dan sebaliknya Spot juga menjelaskan dia sudah kehilangan kedua orangtuanya dengan menggunakan ranting pohon kepada Arlo.

    My Family

Ekspresi Spot ketika sedang bercerita mengenai keluarga
Ada juga moment yang menyentuh lagi, yaitu ketika Spot diburu oleh sekawanan burung reptil (yang ntah apa namanya atau jenisnya). Kala itu, Arlo berusaha untuk menyelamatkan Spot yang berhasil di tangkap oleh burung pemakan daging itu. Dengan memberanikan diri dan ingin menyelamati orang yang dia sayangi, Arlo untuk menyusul Spot yang sudah di tangkap oleh burung pemakan daging dan dapat menyelamti Spot yang sudah kelelahan.

Spot dan Arlo terdesak oleh kawanan burung pemakan daging
Dan moment yang menyentuh yang terakhir itu, Spot dan Arlo akan berpisah. Ketika hampir sampai ke rumah, Arlo sangat bersemangat untuk mengajak Spot tinggal bersamanya. Tetapi pada saat Spot mendengar suara "auuuuuu" sama seperti dia lakukan. Ternyata ada sekelompok manusia berambut putih dan mengajak Spot untuk bergabung bersama mereka. 

*Disini aku nggak yakin apa mereka adalah keluarga Spot atau bukan, karena kalo berdasarkan warna rambut sangatlah berbeda. Spot memiliki warna rambut coklat sedangkan sekelompok manusia itu berambut putih. Dan sepertinya mereka sudah lebih maju dari pada Spot karena sudah terbiasa berjalan dengan 2 kaki mereka.

Perpisahan mereka pun sudah sampai saatnya. Mereka sama-sama merasa sedih dan kehilangan karena sudah banyak melewati banyak hal bersama. Tetapi mereka sama-sama berlapang dada dan saling menerima. Akhirnya Arlo pun kembali kerumahnya sendiri dan berkumpul lagi bersama Ibu dan kedua saudaranya. Sedangkan Spot bergabung dengan keluarga barunya.

***

Nah, Spot ini juga adalah karakter yang lincah, bersemangat, baik hati, dan kalo bilang rada badas juga sih hahaha.. Tapi badas-badas gitu menurut aku Spot itu adorable banget. 
Selain karakter Spot yang aku sukai, banyak juga pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini, seperti:
  1. Jangan pernah takut untuk mencoba hal yang baru atau melakukan sesuatu, karena kalau kita takut kita tidak akan pernah tahu hal apa yang akan terjadi kedepannya.
  2. Rasa takut itu harus hilangkan demi memperjuangkan sesuatu yang berharga bagi kita.
Yah, intinya gitu deh walaupun mungkin banyak yang kurangnya tapi kayaknya sampai disini aja aku ceritanya walaupun masih ada banyak yang pengen aku bahas. Mungkin nanti aku tulis lagi kalo inget hahahha oke deh BYE!!!!!